SHARE

BIJAK ONLINE (Kota Pariaman)–Wakil Wali Kota Pariaman, Dr.H.Genius Umar, S.Sos, M.Si mengatakan peran serta semua stakeholder yang terkait untuk saling mengedukasi dan mensosilisasikan apa itu obat palsu dan obat ilegal, sehingga masyarakat paham dan tidak merasa dirugikan.

Hasil itu dikemukan Genius Umar, ketima membuka Seminar Sehari Apoteker Indonesia dengan tema ‘Obat ilegal Gunung Es yang harus dicairkan dan Tips dan Trik menjadi Apoteker PAS (Punya Apoteker Sendiri)’, bertempat di Aula Balikota Pariaman, Minggu, (13/11/2016).

“Kita harus dapat menyikapi hal ini dengan terus berkoordinasi dengan pihak terkait, dan diharapkan permasalahan obat ilegal ini tidak menjadi ketakutan masyarakat untuk berobat dan mengkonsumsi obat yang sesuai dengan standar kesehatan,” tuturnya.

BACA JUGA:  Seminar Sehari "STEM CELL" Terlaksana dengan Sukses

Terkait tentang maraknya obat Psikotropika dan Narkoba di Sumatera Barat saat ini, wawako pariaman mengharapkan peran dari masyarakat dan tenaga keapotekeran untuk mengawal masuk keluarnya obat yang tergolong obat psikotropika tidak beredar luas dan hendaknya merujuk pada resep dokter yang dikeluarkan, tukasnya.

Dalam kesempatan ini Dir Narkoba Polda Sumbar Kompol Kumbul Kusdwijanto Sudjadi, S.I.K, S.H, mengatakn saat ini di Sumatera Barat telah mencapai angka 63 ribu lebih warga Sumbar yang terjerat kasus Narkoba, hendaknya angka ini menjadi perhatian kita bersama, ujarnya.

“Kepolisian akan terus menindak setiap peredaran narkoba yang ada di Sumbar, dan untuk obat ilegal dan obat palsu, kita akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dn BPOM Padang untuk mengatasi maslah ini, dan tahun depan kita akan mulai penindakan terhadap Toko Obat, dan Apoteker yang melanggar aturan,” jelasnya.

BACA JUGA:  IAI Bukittinggi Meriahkan HKN dengan Konsultasi Obat

Hadir dalam acara ini Dir Narkoba Polda Sumbar Kompol Kumbul Kusdwijanto Sudjadi, S.I.K, S.H, Kepala Balai Besra BPOM Padang Drs. Zulkifli, Apt, sebagai Narasumber, Kapolres Pariaman AKBP Ricko Junaldy, Staf Ahli Yutiardy Rivai, Kadis Kesehatan Bachtiar, Kepala Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sumbar, Peserta yang berasal dari Kabupaten dan Kota Pariaman yang hadir. (J/amir)

Sumber: Tabloid Bijak